News Detail
 

 
  :: Asset Search
 
 
  :: Auction Calendar
 
  :: Information
 
 
We have implement new
advance technology to satisfy
our customers. You can
participate on our auction
remotely using this feature.
 

complete as...
 

Wawancara Dengan Ir. H. Hardiyanto Hoesodo (Presdir PT. Triagung Lumintu)
Update : April 16th. 2007

“Lot 12, Sebuah sedan timor warna silver saya buka dengan harga 45 juta. Silahkan, ada 45.5, ya.. 46, wow 47, oke 47, ada 47.5, silahkan 48. Ada yang berani 48.5? Tidak ada? 48 satu kali. dua kali. tiga kali. (tok.. mengetuk palu) Saya nyatakan terjual dengan harga 48 juta. Selanjutnya....”

Itulah gayanya khas Hardiyanto Hoesodo pemilik balai lelang (balang) Triagung Lumintu (TAL) saat memimpin lelang. Dengan suara yang lantang dan gaya yang atraktif, ia 65 unit mobil Timor di Ballroom Sahid Jaya Hotel pada 14 Februari lalu. Alhasil, hanya dalam waktu 30 menit, seluruh lot yang ditawarkan ludes diborong peserta lelang.

TAL adalah sebuah contoh eksistensi balai lelang swasta yang menjadi pionir dalam lelang property di Indonesia. Ketika hiruk-pikuk lelang property aset BPPN (Badan Penyehatan Perbankan Nasional) berlalu dan sejumlah balai lelang turut tenggelam, tidak demikian dengan TAL. Balang yang dikomandani Ir. H. Hardiyanto Hoesodo ini justru terus berkibar dan melaju kencang. TAL malah kebanjiran order untuk Auction (lelang). Tak heran jika ia mampu berekspansi ke pasar Internasional dengan membuka kantor di Singapura.

Beranjak dari nol, dan melakoni beragam jenis usaha membuat lelaki kelahiran Yogyakarta, 5 Maret 1957 matang benar dalam menekuni bisnis. Apalagi, bisnis lelang yang dilakoninya bersinergi dengan sang istri, seorang notaris/PPAT (Pejabat Pembuat Akta Tanah) sekaligus pejabat lelang kelas II. Bahu-membahu pasangan suami-istri ini membesarkan dan mengibarkan bendera TAL di jagat bisnis Indonesia.

Dalam reputasi TAL, terukir segudang perstasi. TAL dikenal sebagai pioner dalam lelang property di Indonesia. Merekalah yang pertama menyodorkan konsep penjualan property melalui lelang. Hingga kini, Balang TAL masih memegang rekor sebagai balai lelang melaksanakan lelang terbanyak dalam 1 tahun yakni sebanyak 76 hari lelang pada tahun 2000. Tak heran jika Direktorat Jenderal Piutang Dan Lelang Negara Departemen Keuangan RI Menobatkannya predikat balai lelang terbaik 2002.

Lebih jauh tentang obsesi dan ekspansi bisnis ayah dari Agung Priyohutomo Hoesodo tersebut, berikut petikan wawancaranya :

Bagaimana bisnis Balang saat ini?

Balai lelang pada awalnya muncul untuk menjembatani soal kredit macet. Itu diera BPPN. Belakangan mulai berkembang untuk lelang barang dagangan. Ini yang banyak kami kerjakan saat ini. Pengetatan aturan Bank Indonesia (BI) Juga berdampak positif pada dunia lelang. Banyak bank yang kreditnya macet memilih lelang sebagai penyelesaian, karena prosesnya lebih cepat dan dapat menjaga mereka dimata BI. Hingga Maret saja, kami dapat order mengadakan 9 kali lelang. Semuanya diatas Rp 50 miliar. Buat saya Alhamdulillah. Tapi itu juga menunjukan bahwa kondisi ekonomi kita belum begitu bagus.

Mengapa banyak perusahaan dan perbankan tertarik memakai jasa balang?

Lelang itukan penjualan dimuka umum pada waktu tertentu dengan penawaran tertentu secara transparan dan harus diumumkan secara terbuka. Ada beberapa keuntungan menggunakan jasa balang. Prosesnya lebih transparan, profesional dan hemat waktu. Artinya pembeli dan penjual sama-sama untung. Bagaimana awal berdiri PT. TAL?

Sebenarnya secara kebetulan dan tidak sengaja karena kebiasaan saya melihat iklan kalau baca koran. Waktu itu tahun 1996, saya masih menekuni bisnis ekspor jahe di Jawa Tengah (Jateng). Saya jadi ketua HIPMI dan Ketua Bidang Agro Industri (KADIN) Jateng kala itu.
Ketika itu saya baca sebuah koran bisnis yang mengiklankan sebuah peluang usaha baru dalam bidang lelang. Pemerintah mengeluarkan deregulasi lelang melalui SK Menkeu No 47/KMK.01/Juni 1996 yang memungkinkan swasta terlibat langsung melaksanakan lelang. Walau tidak mengerti sama sekali, tapi saya tertarik dengan iklan tersebut. Pemikiran saya, ini seperti auction (lelang) yang saya pernah lihat dinegara lain seperti Australia, Jerman dan lainnya. Insting saya bilang ini bagus.

Dari situ anda langsung mendirikan balang?

Saya iseng tanya sana-sini tentang lelang, tapi sangat sedikit informasi yang saya dapatkan. Tapi saya nekad saja, yang penting ijinnya saya urus dulu. Saya datangi kantor lelang negara di Jakarta, setelah dapat ijin saya sempat kelimpungan sana-sini cari tahu tentang lelang, karena informasi yang saya peroleh sangat minim akhirnya saya belajar sendiri saja. Saya ubek-ubek di internet dan belajar dari situ.
Nah, sekali waktu, kebetulan ada acara temu Kadin Jateng dengan Kadin Singapura di Batam. Pada kesempatan itu saya berkenalan dengan Victor Morris pemilik balang terkenal di Singapura, dengan dialah saya banyak belajar tentang lelang yang sesungguhnya. Ada satu penjelasannya yang mengena sampai sekarang, lelang itu adalah jasa kepercayaan karena itu kita harus jujur.

Sekarang PT. TAL sudah menjadi balang terkemuka di negeri ini, apa kunci suksesnya?

Balang itu harus profesional dan tidak berpihak. Penghasilannya semata-mata dari fee. Tidak ada unsur lain apalagi dari hasil permainan kongkalikong. Kami juga harus independen dan tidak memihak pembeli maupun pemilik barang. Yang penting adalah moral. Lelang itu bisnis kepercayaan, yang penting harus jujur dan teguh memegang kepercayaan klien. Kalau anda main kotor mungkin untungnya besar seketika itu tapi kepercayaan klien itu tidak akan langgeng. Lagi pula duitnya tidak berkah.

Untuk lelang yang besar bagaimana anda menghadirkan pembeli dari luar?

Saya kerjasama dengan beberapa perusahaan luar negeri seperti Singapura dan Amerika dimana mereka punya jaringan ke seluruh dunia. Jadi untuk mendatangkan buyer dari luar negeri saya biasa masukan ke sana.

Syarat apa yang harus dimiliki seseorang yang ingin menjadi entreprenuer?

Saya banyak diundang berbicara di seminar mahasiswa, pemerintah daerah tentang entreprenuer. Sebenarnya saya ini orang lapangan, praktisi. Mungkin pengertian saya tidak terlalu baku. Bagi saya, entreprenuer adalah jiwa dan semangat untuk melakukan suatu kegiatan yang kaya akan inovasi dan kreatifitas. Seorang entreprenuer adalah pekerja keras, gigih dan berani menghadapi tantangan.

Sumber : Majalah Property & Bank. (Edisi 25/2007)


  user id :  
  password :  
     
 
  belum menjadi anggota? klik here to register .

forget password? klik here
 
         
 
 
:: Auction News
 

TRANSAKSI JUAL BELI LELANG DI BANDUNG TIDAK POPULER
Update : September 17th. 2006
Transaksi jual beli barang secara lelang di Bandun
continue...


BOLA FINAL PIALA DUNIA LAKU 2.4 JUTA DOLAR AS
Update : November 7th. 2006
Bola yang digunakan pada saat pertandingan sepak b
continue...


BELI BARANG MURAH DAN BERKUALITAS LEWAT LELANG
Update : September 20th. 2006
Setiap bulan, Perum Pegadaian selalu menggelar pel
continue...


DEPPERINDAG KEMBANGKAN PASAR LELANG KOMODITAS AGRO
Update : August 15th. 2006
Depperindag akan mengembangkan pasar lelang komodi
continue...


PT. TRIAGUNG LUMINTU SEGERA LELANG ASSET HAK TANGGUNGAN BANK MANDIRI
Update : November 10th. 2006
Berdasarkan pasal 6 UU Hak Tanggungan No. 4 Th. 19
continue...


BALAI LELANG PT. TRIAGUNG LUMINTU PIONER BISNIS LELANG PROPERTI
Update : September 8th. 2006
Apapun bisnisnya, modalnya Cuma satu, jaga keperca
continue...


TRIAGUNG LUMINTU KEMBALI RAIH ANUGRAH INDONESIAN PROPERTY AWARD 2006
Update : October 1st. 2006
Kembali Balai Lelang PT. Triagung Lumintu pada per
continue...


KENDARAAN BERMOTOR MILIK BLUE BIRD DILELANG PT. TRIAGUNG LUMINTU
Update : October 18th. 2006
PT. Triagung Lumintu kembali ditunjuk untuk melaks
continue...


PENYEMPURNAAN PETUNJUK PELAKSANAAN LELANG
Update : November 10th. 2006
Terhitung mulai tanggal 30 Mei 2006, Menteri Keuan
continue...


PT. TRIAGUNG LUMINTU JALIN KERJASAMA DENGAN BRI
Update : October 2nd. 2006
Dalam upaya memperlancar program lelang aset-aset
continue...


 
Copyright © PT. Triagung Lumintu, 2003-2004. All Rights Reserved.
Developed & Maintained by TAL-ONLINE development team.